Banyaknya Pemohon E-KTP Dispendukcapil Tulungagung Kekurangan Blanko E-KTP

oleh -14 views

TULUNGAGUNG – Banyaknya warga masyarakat atau pemohon E-KTP, Dispendukcapil hanya bisa memberikan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti E-KTP. Pasalnya, blanko E- KTP sudah habis sejak tiga bulan kebelakang.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung, Justi Taufik mengatakan, tercatat sebanyak 17.861 suket yang telah dikeluarkan. Suket yang dikeluarkan mempunyai masa berlaku hingga 6 bulan kedepan.

“Kekosongan blanko ini pasca Pilpres, pasokan blanko menipis bahkan kosong. Padahal pemohon E-KTP di Tulungagng cukup tinggi, perhari mencapai 300 – 600 pemohon,” ucap Justi, Rabu (7/8/2019).

Ia menjelaskan, data tersebut menunjukkan bahwa animo masyarakat Tulungagung yang ingin melengkapkan administrasi kependudukan cukup tinggi.

Ada pula pemohon yang menganggap cari E-KTP ini mudah, gratis, sehingga tingkat kepedulian terhadap kepemilikan E-KTP rendah.

“Misalnya disita pihak hotel ataupun polisi, mereka beralasan hilang. Sehingga, harus mengurus dan kita mengeluarkan e-KTP lagi untuknya. Nah ini yang menjadi kebutuhan blanko semakin banyak,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Justi, blanko E-KTP di dinasnya tidak benar-benar kosong. Pihaknya tetap memperoleh pasokan blanko sebanyak 500 per minggunya, namun jumlah itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang mencapai 600 pemohon perharinya.

“Karena jumlahnya terbatas, maka pihak kami memprioritaskan pelayanan untuk pemohon pemula atau pemohon yang memasuki usia 17 tahun,” bebernya.

Sebelumnya, tiap pengajuan blanko e-KTP di pusat, pihaknya hanya mendapatkan 500 biji e-KTP saja. Kalau dibandingkan sebelum pilpres masih jauh. Bisa dapat 20 ribuan. Dan sekarang ini, info dari Kemendagri, tidak ada pasokan blanko karena masih proses lelang.

Ditanya terkait kapan blanko e-KTP bisa tersedia lagi, Justi mengaku belum mengetahui pasti. Sebab, yang mengadakan adalah pusat. Sementara itu, saat ini Dispendukcapil Tulungagung sudah melakukan perekaman sebanyak 906.847 dari jumlah penduduk 1.110.921 jiwa.

“Kami mohon agar masyarakat bisa bersabar atas kekosongan blanko e-KTP ini. Untuk sementara hanya mendapatkan suket. Jika nanti sudah tersedia, maka pelayanan bisa kembali normal dan para pemilik suket bisa menukarkan dengan e-KTP,” tandasnya. (gus/har/fif).