Gubernur Jawa Timur, Datangi Wisata Edukasi Dewi Cemara Ikuti gelar Inovasi Tanaman Pangan Dan Hokilkultura

oleh -19 views

KEDIRI – Setelah sempat viral diberbagai Media Sosial beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya memberi nama tempat wisata edukasi budidaya pertanian dan peternakan yang ada di Desa Kedung Papar dengan nama Dewi Cemara.

Jika dijabarkan pemberian nama Dewi cemara memiliki arti Desa Wisata Cerdas Mandiri, dan sejahtera. Pemberian nama ini diberikan pada saat penyelenggaraan Inovasi Teknologi Tanaman Pangan dan Hokilkultura Kamis (8/8/2019) Siang.

Peserta undangan yang hadir lebih dari tiga ribu petani. Para petani ini tergabung dalam kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh Jawa Timur.
Kegiatan ini digagas oleh Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 7 – 8 Agustuts 2019.

Kegiatan hari pertama diisi dengan lomba serta disusul pameran hasil produksi pertanian, bibit unggul dan peralatan teknologi Pertanian.

Selain Gapoktan dari berbagai daerah, para pejabat yang membidangi khusus Pertanian di Jawa Timur turut hadir mendampingi Gubernur Khofifah Indah Parawansa dan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawanasa menjelaskan, jika hasil produski tanaman hokilkultura yang ada disini diharapkan nantinya memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri, khsusunya dilingkungan sekitar.

” Nilai tambah yang kita harapkan akan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Kediri, terutama warga Desa Kedung Malang. Maka gelar Inovasi ini dilakukan, yang sudah disiapkan untuk menjadi Pilot Project Dewi Cemara (Desa Wisata cerdas mandiri dan Sejahtera). Maka kita ingin lakukan adalah beberapa inovasi dan varietas unggul, dari bunga Kenikir maka ini adalah Kenikir Hibrida. ” Paparnya.

Tidak hanya budidaya tanaman Hokilkultura , di desa Wisata Dewi cemara juga ada budidaya mengenai hewan cacing serta peternakan sapi. Konsep yang ditawarkan di desa Wisata Cemara lebih dominan bersifat edukasi, baik tentang tanaman pertanian mau pun peternakan.

” Harapanya ini juga menjadi Edu Wisata, bagi masyarakat terdekat. Selain Edu Wisata karena konsepnya memang Dewi Cemara maka kita ingin apa yang ada disni dapat mencerdaskan masyarakat terutama untuk anak anak didik bisa mengetahui varietas – varietas unggul,yang diinisasi di Desa Kedung Malang ini. ” Terang Mantan Mentri Sosial ini dihadapan sejumlah wartawan.

Sementara itu, selama pelaksanaan dua hari kegiatan Inovasi Teknologi Tanaman Pangan dan Hokilkultura digelar. Desa Wisata Dewi Cemara yang baru hari ini diresmikan, banyak didatangi pengunjung dari luar kota. Pada umumnya mereka ini datang karena merasa penasaran, ingin mengetahui secara langsung tentang desa wisata yang sempat Viral di Media Sosial.

Sekedar diketahui Cakupan luas desa Wisata Dewi Cemara mencapai sekarang ini mencapai kurang lebih 2,1 Hektar. Jika dilihat dari atas bentuknya mirip seperti Crop Circle.(pens)