Tak Terpengaruh Penjualan Sistem On Line, Pedagang Hewan Kurban Konvensional Tetap Diminati

oleh -12 views

KEDIRI – turunya harga jual hewan kurban jenis kambing dipasaran saat ini, memicu meningkatnya daya beli masyarakat terutama di Wilayah Kota Kediri Jawa Timur. Harga kambing jenis jawa yang sudah layak memenuhi persyaratan untuk disembelih dapat diganti mahar dengan harga Rp 1,6 juta. Sementara untuk jenis kambing super berpawakan besar dibandrol Rp 6,5 juta.

Tingginya daya beli masyarakat, terhadap hewan kurban tahun ini, dirasakan salah satu pedagang bernama Saipul Mukson (48). Pria yang memiliki lapak hewan kurban di jalan Penanggungan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri ini mengaku, jika jumlah pembeli tahun ini meningkat kisaran 20 persen bila dibandingkan tahun lalu.

” Harganya lebih murah, yang kedua banyak yang minat buat korban tahun ini. Yang ketiga harga dibawah standart.” Terang Mukson Minggu (11/08/2019).

Ditambahkan Mukson kambing yang ia jual,kebanyakan jenis jawa silangan jenis PX. Kambing itu ia beli langsung dari peternak di wilayah Dampit Malang Selatan. Mukson mengutarakan alasanya kenapa ia lebih tertarik untuk membeli sekaligus mendatangkan kambing dari daerah Dampit Malang Selatan dibanding daerah lain, dikarenakan kualitas randemenya lebih bagus, kambingnya tidak muda stress dan harganya murah.

” Randeman itu mutu dagingnya lebih bagus, selama ini dari daerah Dampit Malang itu lebih murah dari pada lainya selsih banyak pak,” Papar warga Kelurahan Lirboyo ini.

Meski sekarang ini lagi ngetrend penjualan hewan kurban via sistem on line, bagi Saipul Mukson hal ini bukanlah masalah karena setiap harinya hewan kurban yang ia jual di jalan Penanggungan Kecamatan Mojoroto selalu laku 5 sampai 6 ekor kambing.

” saya jualnya langsung secara terbuka, nggak bisa kayak on line. Kalau saya ya semuanya cari untung, ya monggo aja. Memang biasanya on line mungkin gak punya lahan atau lapak dipinggir jalan,” Imbuh Mukson (pens)