Kemarau Panjang, Pompa Air di Plosokandang Dioperasikan Kembali

oleh -16 views

TULUNGAGUNG – Musim kemarau panjang sejak bulan Mei lalu megakibatkan beberapa sumber air PDAM menyusut. Akibatnya, PDAM Tulungagung harus mengaktifkan lagi pompa di Plosokandang yang telah lama tidak digunakan, agar pasokan air bersih ke 16 ribu pelanggan PDAM tidak terganggu akibat keringnya sumber air di Pagerwojo.

“Karena kita masih punya cadangan di pompa Plosokandang, kita operasionalkan lagi,” ujar PJ Direktur PDAM Tulungagung, Windu Bijantara, Rabu (21/8/19).

Pengoperasian pompa ini dilakukan saat beban puncak, yaitu pada jam 04.00 wib – 07.00 wib dan 16.00 wib -19.00 wib. selebihnya pompa dimatikan supaya beban tidak terlalu besar. Meski begitu, dengan pengaktifan pompa plosokandang ini, PDAM harus menambah anggaran operasional hingga 7 juta rupiah per bulanya untuk biaya listrik.

Pengoperasian pompa plosokandang akan terus dilakukan hingga kemarau berakhir, atau hingga sekitar bulan November mendatang.

Penyusutan sumber mata air di Pagerwojo dan Gambiran dianggap masih dalam batas wajar dan masih mampu untuk menyuplai kebutuah air pelanggan PDAM, meski dibantu pompa Plosokandang.

“Memang sudah terjadi penyusutan sumber mata air, level kita sekitar 115 cm saat ini tinggal 85,”terang Windu.

Sumber air dianggap kritis jika level air sudah menyentuh ketinggian 30 – 40 cm, namun hal itu belum pernah terjadi.

Pihaknya menjamin pasokan air masih aman hingga akhir tahun ini, namun jika kemarau berkepanjangan hingga bulan depan, pihaknya khawatir pasokan air akan terganggu.

“Kalau melampaui tahun depan, saya tidak berani berandai-andai,”kata Windu.

Saat disinggung tentang pasokan air secara bergiliran ke pelanggan, Windu berharap tidak terjadi.

Hingga saat ini belum ada keluhan pelanggan tentang kurangnya pasokan air PDAM.

“Tidak ada, masih bisa kita atasi,” pungkas Windu. (gus/har/fif).