Lupakan Insiden Kerusuhan, Persik Kediri Jaga Motivasi Kalahkan Persis Solo

oleh -16 views

KEDIRI – Asisten Pelatih Persik Kediri Johan Prasetyo meminta pemainya untuk melupakan peristiwa kerusuhan antar suporter tiga hari lalu dan tetap fokus ketika menjamu Persis Solo diStadion Brawijaya Kediri Jumat 06 Septembar 2019 besok.

Diakui oleh mantan stiker Persik Kediri ini, buntut dari terjadinya kerusuhan antar suporter tersebut sedikit membawa dampak piskologi bagi para pemainya.

” Kalau Piskologis sedikit ya mas, Karena endingnya kita hasilnya sudah positif. Cuman setelah pertandingan ada dampak diluar perkiraan kita kan, tapi saya berharap pemain besok menampilkan permainan terbaik Fight dan bisa memenangkan pertanding, ” Terangnya Kamis 05 September 2019.

Johan Prasetyo mengungkapkan,saat menghadapi Persis Solo, Persik Kediri akan menerapkan skema pola permainan yang sama ketika berhadapan melawan PSIM Yogyakarta. 3-6-1.
” Strategi masih sama seperti yang kemarin, saat kita gunakan melawan PSIM tidak banyak perubahan,” Urainya.

Ia berhap meski kemarin timnya telah berhasil mengalahkan pemuncak klasmen sementara di Grup Wilayah Timur PSIM Yogyakarta, pemainya harus tetap memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan besok.

“Motivasi tetap, setiap pertandingan dikandang hukumnya wajib kita hasrus menang,” Optimisnya.

Sementara itu dari Pihak Persis Solo melalui pelatihnya Khoirul Huda memberikan keterangan jika ada beberapa pemainya yang mengalami cedera dan terkena akumulasi kartu. Meski demikian pemainya yang ada sekarang ini, tetap memiliki semangat tinggi dalam menghadapi pertandingan besok.

Lebih lanjut ia merasa dirugikan karena saat menghadapi Persik Kediri besok, di Stadion Brawijaya, tidak mendapatkan dukungan dari Suporter.

‘ Ya yang jelas secara tim, kita dirugikan. Intinya kita berharap sebetulnya idealnya kita bermain ada teman teman suporter yang mendampingi kami,” Kata Khoirul Huda.(pens)