Gaji Pokok Anggota DPRD Dibawah Gaji Bupati

oleh -31 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Setiap orang pasti bertanya-tanya berapa gaji pokok ketua dan anggota DPRD Tulungagung yang diterima setiap bulan. Ternyata gaji pokok yang diterima masih dibawah gaji pokok Bupati.

Untuk gaji pokok ketua DPRD Tulungagung mencapai 80 persen dari gaji pokok Bupati. Sedang untuk anggota sebesar 75 persen.

“Gaji ketua DPRD 80 persen dikali gaji Bupati, sekitar 2 juta, gaji anggota 75 persen dikali 2 juta,” ujar Sekretaris DPRD Tulungagung, Budi Fatahilah, Kamis (3/10/19).

Budi menjelaskan, tidak hanya gaji pokok saja yang diterima oleh ketua DPRD maupun anggota DPRD setiap bulanya, anggota DPRD juga menerima berbagai tunjangan, mulai tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, tunjangan transpostasi dan beberapa tunjangan lainya yang dijumlahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“Totalnya sekitar 31 jutaan lebih sedikitlah perbulan,” terang Budi Fatahilah.

Dengan besaran gaji itu belum termasuk anggran untuk kunjungan kerja (Kungker) dan study banding. ketua DPRD lebih sedikit jika dibandingkan anggota dewan, lantaran ketua DPRD tidak menerima tunjangan transport, namun mendapatkan fasilitas mobil dinas. Sedangkan ketua komisi lebih tinggi jika dibandingkan gaji yang diterima anggota.

“Selisihnya tidak banyak antara ketua komisi dan anggota, sekitar 90 ribu,” jelasnya.

Dasar besaran gaji dan tunjangan anggota dewan sesuai dengan Permendagri Nomor 17 tahun 2018 yang mengatur tentang hak dan keuangan dewan.

Besaran gaji ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, praktis antar 1 kabupaten dan kabupaten lainya besaran gaji DPRD tidak sama.

Saat ditanyakan adanya kenaikan dibandingakan gaji DPRD periode lalu, Budi mengatakan, jika besaran itu tetap, lantaran masih belum ada dasar hukum yang merubahnya.

“Kita belum berani, karena aturanya begitu, tidak bisa kita naikan begitu saja,” bebernya.

Meski sudah mengantongi puluhan juta rupiah tiap bulanya, pihaknya akan mengusulkan kenaikan tunjangan bagi anggota dewan. Tunjangan yang diusulkan naik antara lain tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi.

Ia berdalih sejak 3 tahun yang lalu belum ada kenaikan untuk tunjangan perumahan dan transportasi.

“Kira-kira sekitar 25 persen, (saat ini) tunjangan perumahan dirata-rata 1 anggota dewan perbulanya sekitar 10 juta, tunjangan transportasi 8,8 juta,” tandasnya. (gus/har/fif)