Peduli Bencana, Pemkab kediri Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

oleh -234 views

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, memiliki cara yang cukup unik dalam memberikan edukasi kebencanaan pada masyarakat. Cara unik sosialisasi yang diberikan berupa pementasan boneka. Pementasan boneka tabong ini dapat ditemui dalam kegiatan apel kesiapsiagaan penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di area lokasi Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. Bertindak sebagai pemimpin pelaksanaan Apel Wakil Bupati Kediri Masykuri.

Selain pemberian edukasi kebencanaan pada kategori usia anak. Sosialiasi ini juga menyasar kepada orang dewasa. Menurut keterangan Wakil Bupati Kediri Masykuri Edukasi kebencanaan sejak dini yang diberikan kepada pelajar Sekolah Dasar sangatlah penting. Ia berharap kedepanya saat bertambahnya usia, mereka semakin paham dan mengerti.

” Pendidikan sejak dini itu sangat penting. Sebab kita berikan hari ini kepada pelajar,  maka 15 tahun ke depan dia sudah mengerti. ” Terangnya Sabtu (24/11/2018).

Ditambahkan orang nomer dua di Kabupaten Kediri ini, pemahaman penanggulangan bencana perlu diberikan, terutama kepada warga yang tempat tinggalnya sangat berpotensi tinggi terjadi bencana.” Khususnya di daerah rawan bencana. Bagaimana mereka mengenali,saat terjadi bencana menyelamatkan diri. Dan ini sangat sukses kita terapkan, ketika terjadi erupsi  tahun 2014. bagaimana mereka melakukan evakuasi. ” Urainya.

Seperti diketahui Demografis wilayah Kabupaten Kediri terdapat Gunung Berapi yang masih aktif hingga sekarang. Gunung Kelud yang pernah meletus pada tahun 2014 silam tersebut,posisinya  berada diketinggian 1.731 meter diatas permukaan laut di wilayah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Selain ancaman erupsi gunung, yang patut diwaspadai dan mendapat perhatian adalah lahar dingin. Dengan adanya  peralihan musim saat ini,  dari kemarau ke hujan dikhawatirkan sisa sisa material gunung kelud yang ada di atas turun ke bawah hingga berpotensi terjadinya bencana. Disamping itu bencana lainya adalah angin puting beliung. Seperti diketahui akhir akhir ini, di Kabupaten Kediri acap kali terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Sosialiasi ini, bukan hanya difokuskan pada saat penanganan bencana saja, melainkan juga perlunya ditanamkan sikap peduli dan cinta kepada lingkungan dalam bentuk menjaga kebersihan,tidak membuang sanpah secara sembarangan.

Agar pesan yang disampaikan kepada siswa taman kanak kanak dan Paud bisa mengena, lalu pihak BPBD Kabupaten Kediri  menggelar pementasan boneka. ” Sebetulnya dulu kan belum pernah ya, akan tetapi karena kita guru guru sudah sering mengadakan cerita ttidak menggunakan alat peraga seperti saat ini. Terus akhirnya ada sosialiasi dari BPBD diadakan bonek ini. ” Tutur Patmi, kepala TK Dharma Wanita Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. (Adv/pen)