Liburan Nataru, Pengrajin Tahu Kuning Khas Kediri Kebanjiran Order

oleh -100 views

SURYA RADIO KEDIRI – Memasuki momentum Libur panjang natal dan tahun baru seperti sekrang , menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin tahu diKota Kediri. Dalam seminggu terakhir ini terutama menjelang Natal kemarin, pengrajin tahu yang ada dilingkungan Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri kebanjiran order pembeli dari luar daerah.

Pada umumnya mereka yang datang ini bertujuan untuk membeli tahu, getuk pisang dan stik tahu untuk ole ole dibawah ke daerah asalnya usai berlibur diKediri.

” Kebanyakan konsumen langsung dari luar Kota, datang kesini untuk beli ole ole. Mereka datang dari Surabaya, Malang, Madiun. Masih sekitar Jawa Timuran sih,” Kata Purborini puteri dari pemilik usaha tahu diKelurahan Tinalan.
Ditambahkan Purborini, jika pada hari biasa sebelum libur panjang, dalam sehari ia hanya memproduksi tahu kuning dan tahu putih sebanyak 5000 biji. Namun menginjak dua hari menjelang  libur natal terjadi peningkatan daya beli hingga 50 persen,

” Perkiraan peningkatan pembeli sampai saat ini 50 persen, dari biasanya. Biasanya produksi 5000 biji, sekarang naik 2000 hingga 2500 biji, ” Urainya. Karena banyaknya permintaan setiap hari, Purborini mengaku kewalahan. Menurut Purboroni tiga karyawan yang ada sekarang ini sebenarnya bisa mengcover itu semua. Namun mengingat memasuki momen libur panjang, terjadi peningkatan pembeli akhirnya.

” Saat ini kekurangan tenaga,¬† Sebenarnya kalau tiga itu sudah mencukupi mengcover untuk hari biasa. Berhubung ramai seperti ini, ” Katanya. Meski mengalami peningkatan pembeli, namun untuk harga masih tetap sama. 1 biji tahu kuning khas Kediri dijual Rp 1400. Biasanya dijual perbungkus isi 10 biji Rp 14.000. Jika pakai tempat besek tambah ongkos Rp2000.

Diektahui selain melayani pembeli yang langsung  datang ke tempat produksi. Tahu kuning buatan Purborini ini juga melayani pesanan dari pedagang untuk dijual kembali. Dalam sehari ia bisa melayani pemesanan 16 hingga 20 besek. 1 besek isi 10 tahu.

” kalau banyak seperti itu harus pesan dulu. Kalau dijual lagi ke pasar harganya nggak sampek segitu , karena hitungannya kita kan titip. Titip orang untuk dijual lagi,” bebernya.(jhn)