Komisi A DPRD Tulungagung Panggil Disdikpora Terkait Pembagian Seragam Gratis

oleh -19 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pembagian seragam gratis yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung untuk siswa didik baru tingkat SD dan SMP tahun 2019 kemarin ternya masih belum terealisasi semuanya.

Menanggapi hal tersebut, Komisi A DPRD Kabupaten Tulungagung memanggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tulungagung untuk mengevaluasi hal tersebut, Senin (13/1/2020).

Hingga sekarang masih ada siswa yang belum mendapatkan bantuan seragam gratis dari Pemkab Tulungagung.

“Untuk wilayah perkotaan sudah dibagikan. Namun yang di wilayah pinggiran, masih dalam proses distribusi,” kata Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan.

Komisi A meminta Disdikpora Tulungagung untuk belajar ke Surakarta, Jawa Tengah.

Gunawan mengatakan, Surakarta Jawa Tengah juga memprogramkan bantuan seragam gratis untuk siswa baru. Dan mereka berhasil dan sukses menjalankan program pembagian seragam geratis tersebut.

“Surakarta, sepertinya mempunyai sistem yang lebih baik. Karena itu kami minta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung supaya belajar ke sana,” pinta Gunawan.

Namun Gunawan menegaskan, penyaluran bantuan ini harus memegang prinsip sesuai perundang-undangan.

Misalnya jangan sampai bantuan ini ke depan diwujudkan dalam bentuk uang tunai.

Sebab jika dalam bentuk tunai maka akan dianggap sebagai bantuan sosial (Bansos), dan dilarang oleh aturan.

“Saya berharap pelaksanaan tahun 2020 akan lebih baik. Jangan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegas Gunawan.

Sementara Sekretaris Dearah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, Sukaji mengatakan, proses penyaluran seragam gratis memang lama.

Dikarenakan semua prosedur pengadaan harus dilalui, termasuk harus lewat lelang yang memakan waktu.

Akibatnya seragam baru bisa disalurkan saat siswa baru SD dan SMP sudah duduk di semester dua.

“Mungkin yang perlu dilakukan ke depan adalah sosialisasi ke calon penerima bantuan. Bahwa seragam baru ini butuh proses lelang dan pengadaan,” terang Sukaji.

Sukaji berharap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 bisa dipercepat.

Dengan demikian calon siswa cepat dilakukan pengukuran seragam, dan setelah data ukuran sudah didapat, bisa dilakukan lelang secepatnya.

Sebab bantuan tahun 2020 tetap diwujudkan seragam jadi, bukan bahan kain.

“Semua sudah dilakukan sesuai aturan, dan barang juga sesuai dengan spefisikasi,” pungkas Sukaji. (gus/fif/har).