Sediakan 3505 Cup Dawet Lele Pemkab Kediri Pecahkan Rekor MURI

oleh -32 views

SURYA RADIO KEDIRI – Dongkrak minat masyarakat mengkonsumsi ikan, Pemkab Kediri melalui Kelompok Budidaya Ikan dan Olahan Rukun Tani Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten,menggelar pemecahan rekor MURI penyajian 3.505  cup dawet berbahan ikan lele.

Pemecahan rekor MURI ini berlangsung di Lapangan Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Selasa (25/2/2020).

Acara pemecahan rekor MURI dihadiri Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim dan Bupati Kediri dr Haryanti Sutrisno.

Dalam sambutanya Arumi Bachsin mengatakan, konsumsi ikan sangat penting untuk kesehatan. Menurutnya, ikan mengandung protein yang sangat tinggi jika dibandingkan daging hewan lainya.

“Protein ikan lebih muda diserap, bahkan juga mengandung omega 3 yang dinilai sangat baik untuk perkembangan otak anak-anak,” demikian penjelasannya.

Tidak hanya diperuntukan bagi anak, ikan juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Bagi ibu hamil yang sering mengkonsumsi ikan bisa untuk mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan pada bayi.

“Sangat baik untuk perkembangan otak anak, selain itu baik juga bagi orang dewasa bagi kesehatan jantung. Seperti ikan patin, ikan ini merupakan salah satu ikan terbaik dalam menjaga kesehatan jantung,” terang Arumi Bachsin yang juga menjabat sebagai ketua Forum Peningkatan konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Jawa Timur

Lebih lanjut, mantan artis ini memaparkan temuan data yang dia punya tentang Kabupaten Kediri. Menurutnya, ‘Kota Santri’ itu termasuk salah daerah yang masyarakatnya tidak begitu banyak mengkonsumi ikan.

“Kediri itu banyak banget PR (pekerjaan rumah). Konsumsi ikan hanya 18,59 kilogram (kg) per orang per tahun. Jadi satu tahun rata-rata satu orang di Kediri makan ikan hanya 18,59 kg,” ungkap wanita 26 tahun itu.

Kenyataan ini, lanjut Arumi Bachsin, menyadarkan kita ternyata pekerjaan rumah masih banyak. Mulai dari budidaya ikan guna memastikan suplainya ke masyarakat hingga kesadaran ibu-ibu menyediakan ikan setiap hari di meja makan di rumahnya.

Meski konsumsi ikan di Kabupaten Kediri jumlahnya masih belum memenuhi harapan, namun Arumi Bachsin optimis masih bisa ditingkatkan lagi ke depannya.”Kalau bukan kerja keras dari masyarakat semangat dari masyarakat target 3.505 cup dawet lele tidak akan mungkin tercapai,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno menyebut produksi beberapa jenis ikan sangat bagus. Sebut saja patin, lele, dan gurame.“Apalagi, ikan harganya lebih murah ketimbang daging sapi atau ayam. Juga mengandung protein hewani yang bagus untuk pencegahan stunting,” ungkapnya.

Bupati berharap rekor ini dapat menjadi kebanggaan dan menginspirasi peningkatan konsumsi ikan.“Karena ikan meningkatkan kecerdasan kemampuan berpikir anak, serta menjamin gizi keluarga,” pungkasnya.(adv/kominfo/nar)