Mabuk Asmara Pedagang Bakso Cabuli Mantan Adik Kelas

oleh -18 views

 

 

SURYA RADIO KEDIRI – Melakukan perbuatan tidak senonoh dengan mantan adik kelasnya , pedagang bakso ES 18 tahun warga Desa Bakalan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri tersandung persoalan hukum. ES dilaporkan oleh orang tua sang pacar ke polisi, kini bersangkutan harus menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Kediri Kota Jumat 29 Mei 2020.

Data yang dihimpun dari Polres Kediri Kota menyebutkan , kasus ini terbongkar setelah warga Bakalan Kecamatan Grogol pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekitar pukul 23.00 wib menggerebek rumah dari pelaku .

Saat digerebek kedua kekasih yang lagi kasmaran ini sedang berada didalam rumah terlapor. Mengetahui kejadian ini , terlapor dibawah oleh warga ke Polsek Grogol. Karena usia korban masih dibawah umur , 16 tahun sekaligus tercatat sebagai pelajar SMP. Maka perkaranya dilimpahkan ke Unit PPA Polres Kediri Kota.

Pihak orang tua korban yang mendengar informasi jika anak gadisnya sedang diamankan warga, kepergok berduaan dengan teman lelakinya langsung bergegas menemuinya .

Saat ditemui Lara (bukan nama sebenarnya) mengaku jika telah berhubungan layaknya pasangan suami istri bersama terlapor beberapa kali. Merasa tidak terima anak gadisnya diperlakukan seperti itu, orang tua korban melapor ke polres Kediri Kota.

Sebelumnya antara korban dan pelaku saling kenal satu sama lain mengingat mereka dulu satu sekolah. Pelaku hanya melanjutkan studinya dikelas VIII , kemudian memutuskan untuk bekerja wiraswasta berjualan bakso.

” kita amankan barang bukti berupa pakaian milik korban dan hasil surat keterangan visum. Mereka ini menjalin hubungan pacaran selama 3 bulan. Korban ini kan adik kelasnya dulu. Korban disetubuhi sebanyak 5 kali,” ujar petugas PPA Polres Kediri Kota.

Perbuatan tidak senonoh tersebut, semuanya dilakukan dirumah pelaku, disana ia tinggal sendirian mengingat orang tuanya sedang berada di Jakarta ” Pelaku kan tinggal sendirian dirumahnya, kerabatnya ada di Jakarta ,” Imbuh petugas .

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini Menurutnya pelaku bisa diancam pidana dalam pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
” Memang benar kejadiannya ada, kini masih ditangani unit PPA Polres Kediri Kota,” Kata AKP Kamsudi 29 Mei 2020.(jhn)