Puluhan Ekor Sapi Di Tulungagung Mati Mendadak Mati Mendadak, Ini Penyebabnya

oleh -66 views

 

SURYA RADIA TULUNGAGUNG – Banyaknya temuan sapi yang mati tiba-tiba di Desa Padangan Kecamatan Ngantru, membuat para peternak sapi merasa khawatir.Terhitung, sebanyak 26 sapi yang sudah mati tiba-tiba, Mingu (31/5/2020).

Pada, Jumat (29/5/2020). Wakil ketua Komisi B Sofyan Heriyanto melakukan tinjauan ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga bahwa banyak sapi yang mati secara mendadak di Desa Padangan Kecamatan Ngantru. Dari hasil tinjauan dilapangan, ia menemukan fakta, sebanyak 18 sapi yang meninggal secara mendadak.

“Info terbaru, tercatat ada 28 sapi yang mati,” terang Soyan, Minggu (31/5/2020).

Menanggapi temuan tersebut, Sofyan Heryanto menjelaskan,pihaknya sudah melakan uji lab terhadap sapi-sapi tersebut. Menurutnya, uji lab tahap pertama keluar dengan menyatakan kematian sapi-sapi tersebut berasal dari makanan yang mereka konsumsi.

Meski hasil uji lab tahap pertama sudah keluar, Sofyan mengaku masih membutuhkan hasil uji lab yang kedua untuk menguatkan bahwa sapi-sapi tersebut keracunan makanan. Untuk itu, Sopyan mendesak kepada Dinas Peternakan Tulungagung untuk segera keluarkan uji lab, agar pihaknya bisa meyakinkan masyarakat, utamanya para peternak sapi atas apa yang terjadi pada hewan ternaknya.

“Kami sudah ambil sampelnya, hasilnya adalah keracunan makanan. Kami akan terus lakukan identifikasi, apakah sapi tersebut diracun atau bagaimana,” terang Sopyan ketika dihubungi via telfon pada.

Dengan ditemukannya hasil lab tersebut, Sopyan menduga kuat sapi-sapi tersebut di racun oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Pasalnya, sangat tidak mungkin pemilik sapi meracuni atau memberikan makanan tak layak pada sapi miliknya sendiri.

Tak hanya itu, Sopyan juga merasa curiga, lantaran hal tersebut terjadi pada peternak kecil yang hanya memiliki satu dua sapi. Serta yang menjadi korban hanyalah sapi betina.

“Kami, masih akan lakukan uji lab dengan tetap mencari beberapa bukti jika memang benar sapi tersebut diracun,” tandasnya. (gus/fif)