Pemkab Tulungagung Keluarkan SK Bupati Tangani Wilayah Kumuh

oleh -29 views

 

TULUNGAGUNG SURYA RADIO –
Sebanyak 320 hektar kawasan kumuh di Tulungagung yang tersebar di lima Kecamatan. Dengan banyaknya kawasan kumuh tersebut, Pemkab. Tulungagung mengeluarkan SK Bupati untuk melakukan penanganan terhadap kawasan kumuh tersebut.

Penangan kawasan kumuh di Tulungagung sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2015 silam melalui SK Bupati. Kala itu, 150 hektar wilayah kumuh dilakukan penanganan dan sudah selesai pada tahun 2019.

Namun, usai dilakukan evaluasi ulang, diketahui masih ada lagi kawasan kumuh yang memerlukan penanganan segera. Sehingga, munculah SK Bupati lagi untuk penanganan kawasan kumuh.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tulungagung, Anang Prastitianto mengatakan, 320 hektar kawasan kumuh ini meliputi 5 Kecamatan. Yakni di Kecamtan Ngunut, Kedungwaru, Tulungagung, Kauman dan sebagian dari Kecamatan Boyolangu.

“Nantinya yang akan ditangani di wilayah perkotaan dulu, yakni di Kecamatan Tulungagung. Tepatnya di kanan kiri wilayah sungai ngrowo. Serta sebagian wilayah Kedungwaru juga nantinya akan dilakukan penanganan,” ungkap Anang saat ditemui di Kantornya, Kamis (10/9/2020).

Menurut Anang, kawasan kumuh akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Lantaran tidak adanya keteraturan terhadap lingkungan sekitar. Dikhawatirkan, nantinya berimbas terhadap masalah perekonomian.

Sehingga, jika kawasan kumuh sudah diatasi, dan Diyakini air bersih bisa tersedia, banjir berkurang, serta tidak ada kerusakan jalan.

“Kawasan kumuh disini yang dimaksut adalah kawasan yang sistim drainasenya tidak bekerja dengan baik, sanitasi tidak lancar, dan lain sebagainya,” jelas Anang.

Secara teknis, yang akan dilakukan lebih dulu adalah mengantisipasi agar kawasan tersebut tidak terkena banjir. Dan setelah itu baru dilakukan penanganan jalan hingga ipal. (gus/fif).