DLH Kabupaten Kediri Dampingi SD Tanjung Ikuti Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

oleh -70 views

SURYA RADIO KEDIRI – Sekolah Dasar Negeri Tanjung, Kecamatan Pagu melaju ke lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2020 mewakili Kabupaten Kediri. SDN Tanjung yang terkenal karena ketelatenannya dalam mengurus dan merawat lingkungan sekolahnya itu akan menjalani serangkaian penilaian oleh Tim Penilai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim.

Sebagai bagian dari proses penilaian lomba, Tim Penilai yang dipimpin Dyah Larasayu datang ke SDN Tanjung. Selanjutnya tim melakukan penilaian baik di internal maupun eksternal sekolah. Mereka didampingi oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri.

Kehadiran tim dari provinsi ini adalah untuk proses verifikasi dan pembinaan ke calon sekolah adiwiyata provinsi, serta mengecek kesiapan sekolah yang telah menjalankan perilaku ramah lingkungan hidup dan peduli lingkungan. Selain itu juga dilakukan pemaparan tentang program Adiwiyata yang berwawasan lingkungan yang sudah dilakukan di SDN Tanjung. Selanjutnya dilakukan penilaian lapang dengan melakukan dialog dengan beberapa guru serta melihat secara langsung kondisi riil pengelolaan sekolah Adiwiyata.

“Tim penilai melakukan proses penilaian tahap verifikasi, sedangkan sekolah mengisi kuesioner. Sebelumnya kami mengirimkan foto dan dan video kegiatan sekolah, lalu tim datang melihat faktanya di sekolah”, tutur Nanang Hidayatullah, Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri.

Kasi Kesiswaan Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Arif Fathoni mengucapkan terima kasih sehingga SDN Tanjung bisa mewakili Kabupaten Kediri dalam Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi. Sekolah ini merupakan Sekolah Dasar satu – satunya yang mewakili Kabupaten Kediri, nantinya pihaknya juga akan membentuk kader – kader di seluruh sekolah.

”Harapannya SD Tanjung dapat memotivasi sekolah lain untuk peduli dan berbudaya lingkungan, rencananya akan dibentuk kader-kader lingkungan di seluruh sekolah”, ucapnya.

Sementara itu, Dyah Larasayu menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga sekolah mampu menerapkan sekolah berwawasan lingkungan. Dyah meminta pihak sekolah agar terus bersemangat demi mendukung terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan.

“Terdapat beberapa aspek dalam penilaian. Penilaian tidak cuma dilakukan di internal sekolah tapi juga bagaimana di luar lingkungan sekitar sekolah,” ungkap Dyah.

Untuk diketahui, program Adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Tujuannya adalah mengubah mindset semua elemen yang ada di sekolah untuk berperilaku peduli kepada lingkungan, serta bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.(adv/Kominfo/nar)