Jaga Hewan Bebas Rabies, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung Lakukan Vaksin

oleh -24 views

 

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Upaya mempertahankan program bebas rabies di Jawa Timur, utamanya di Tulungagung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan lakukan vaksin rabies (Word Rabies Day) di setiap puskeswan di Tulungagung.

Vaksinasi dilakukan terhadap hewan-hewan yang sering menjadi perantara rabies seperti kucing, anjing dan kera. Dalam lima hari ini, ditargetkan sebanyak 200 vaksin. Sementara ini tercatat sebanyak 160 hewan sudah tervaksin dengan estimasi tambahan 90 hewan yang terdaftar akan dilakukan vaksin.

Kasi P2H Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung drh. Ike Aliya Anantasari mengatakan, secara teknis, peserta wajib mendaftarkan hewannya terlebih dahulu. Usai dilakukan pendaftaran, hewan-hewan yang sudah terdaftar langsumg dilakukan pemeriksaan kondisi sehat atau tidak. Terlebih saat proses vaksinasi, hewan diharuskan berada pada kondisi yang sehat. Usai itu langsung dilakukan vaksinasi.

“Kalau ditemui ada yang sakit atau suhunya tinggi, harus diterapi dulu, besoknya baru divaksin,” kata Ike usai melakukan proses vaksinasi, Kamis (1/10/2020).

Lebih lanjut menurut Ike, gejala klinis dari penyakit rabies, yakni hewan cenderung takut terhadap matahari. Hewan menjadi agresif dan cenderung ingin menggigit manusia. Terlebih penularan rabies sendiri bisa melalui air liur.

“Kalau di Tulunggagung, karena mayoritasnya kucing, jadinya kucing yang berpotensi rabies. Yang jelas, vaksin rabies satu tahun sekali,” jelasnya.

Sementara itu, saat ditanya daerah mana di Tulungagung yang berpotensi rawan terjadi rabies. Menurut Ike, harusnya disemua daerah rawan terjadi rabies. Namun, daerah pegunungan justru cenderung rawan. Terlebih, banyak anjing yang tidak dirawat dengan benar, lantaran hanya difungsikan sebagai hewan ternak. Untuk itu, Ike menyarankan agar seluruh warga masyarakat mau menyuntik vaksin hewan peliharaan mereka, utamanya anjing, kucing dan kera. (gus/fif).