Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Satgas PPA Kota Kediri Ikuti Bimtek

oleh -8 views

SURYA RADIO KEDIRI- Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memberikan dampak negatif dan luas tidak hanya terhadap korban, tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan satu keluarga.

Hal ini mengingat kekerasan terhadap perempuan dan anak seringkali terjadi di lingkungan domestik (rumah tangga), di samping terjadi di lingkungan publik/umum atau di suatu komunitas.

Kekerasan yang dihadapi perempuan dan anak bukan hanya berupa kekerasan fisik, melainkan juga kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran. Pelaku kekerasan juga bukan hanya orang luar ataupun orang tidak dikenal, namun juga berasal dari lingkungan terdekat kita.

Sejumlah faktor muncul yang menyebabkan masih banyaknya perempuan dan anak mengalami permasalahan, antara lain karena faktor salah persepsi yang menganggap wajar apabila kekerasan dilakukan terhadap perempuan dan anak sebagai salah satu cara “mendidik” mereka. Ada pula disebabkan faktor budaya, karena kemiskinan dan faktor lain yang tidak memberikan perlindungan dan perlakuan khusus terhadap perempuan dan anak sehingga menimbulkan kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan perampasan hak-hak perdata perempuan dan anak

Dilatarbelakangi perihal di atas, peran daripada Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sangat dibutuhkan, selain sebagai garda terdepan juga ujung tombak dalam perlindungan dan penanganan kasus menimpa perempuan dan anak.

Menurut Heri Purnomo, Camat Kota Kediri Jawa Timur, Satgas tidak saja membantu saat ada korban.

“Namun berperan dalam upaya pencegahan dini terjadinya kekerasan,” ujarnya dalam membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Satgas PPA Kecamatan Kota Kediri, pada Kamis 19 November 2020.

Karenanya, lanjut Heri, Satgas PPA harus dimaksimalkan perannya sebagai fasilitator dalam melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Selain itu, Satgas PPA memiliki fungsi penjangkauan terhadap perempuan dan anak yang mengalami permasalahan, malakukan identintifikasi kondisi dan layanan yang dibutuhkan.

Termasuk melindungi perempuan dan anak dari lokasi kejadian hingga mengungsikan mereka yang mengalamai kekerasan ke rumah singgah atau lembaga lainnya untuk menciptakan rasa aman.

“Maka dari itu, kami berharap kepada teman-teman Satgas PPA bisa berkomunikasi, mensosialisasikan, mengingatkan kepada para orang tua untuk menjaga anak-anaknya, sekaligus mengontrol tindakan menyimpang agar tidak terjadi tindakan kekerasan,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini diharapkan kinerja dari teman-teman Satgas PPA semakin cakap dan outputnya tingkat kekerasan terhadap anak bisa ditekan karena adanya pencegahan dan deteksi dari awal. Dan seandainya pun terjadi adanya tindakan kekerasan ,maka para Satgas PPA ini siap untuk melakukan pendampingan terhadap korban dalam rangka memberikan rasa aman. Nah, tindakan pendampingan seperti ini ada dalam materi bimtek ini,” jelasnya.

Diketahui, dalam kegiatan ini diikuti oleh Satgas PPA di masing-masing Kelurahan yang ada di Kecamatan Kota Kediri. Dalam kegiatan inipun berlangsung dengan memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan baik cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker.(wg)