Tewas Dibunuh Tetangga Sendiri, Terduga Pelaku Diamanka Polisi

oleh -9 views

SURYA RADIO KEDIRI- Nikmatur Rohmah (45), ibu dua anak warga Dusun Tanggung RT02 RW03, Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya pada, Kamis (19/11) malam oleh suaminya Nuril Huda (50) sepulang yasinan sekitar pukul 20.00 WIB.

Diduga wanita ini menjadi korban pembunuhan, melihat adanya bekas dugaan penganiayaan di tubuh korban.

Menurut informasi yang didapat melalui tetangga korban, terduga pelaku sudah diamankan oleh pihak berwajib. Terduga pelaku rupanya masih tetangga korban yang rumahnya hanya berjarak 15 meter dari rumah korban.

Menurut keterangan tetangga korban SW (45), terduga pelaku memang tidak begitu bergaul dan bahkan cenderung tertutup dengan warga sekitar.

Menurutnya, Terduga pelaku sering bertingkah aneh, seperti selalu memalingkan muka saat diajak bicara oleh orang lain.

“Terduga pelaku sehari-hari bekerja di penggergajian batu. Kalau diajak berbicara itu sering enggak melihat kearah pembicara.

Padahal normalnya orang ketika diajak bicara itukan selalu melihat pembicara untuk menghormati,” kata SW

Lebih lanjut, menurut warga sekitar, korban Nikmatur Rohmah dikenal sebagai sosok yang ramah pada warga sekitar. Ibu 2 anak itu juga dikenal sebagai pribadi yang rajin beribadah di masjid depan rumahnya, sehingga warga sama sekali tidak menyangka jika nasib korban bisa berakhir tragis seperti itu.

Pasalnya sebelum ditemukan meninggal, korban mengikuti sholat berjamaah di masjid.

“Orangnya baik, cantik dan ramah. Dia juga rajin beribadah. Saya tidak menyangka dia akan mengalami hal seperti itu.

Apalagi waktu shalat Isya itu, dia (korban) masih berjama’ah,” ujar tetangga korban.

Selepas penangkapan yang dilakukan oleh pihak berwajib, rumah berdinding krem milik keluarga terduga pelaku terlihat kosong dan tertutup rapat. Rumah korban hingga saat ini juga masih dipasangi garis Polisi. Nampak juga warga yang berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa.

Sementara itu , Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudho Setyantono saat ditemui di kantornya mengaku anggotanya sudah melakukan olah TKP, pada olah TKP pertama karena pada saat itu malam hari, sehingga pihaknya kembali melakukan olah TKP pada pagi harinya.

Pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku. Namun pihaknya harus menunggu hasil otopsi untuk bisa memastikan perbuatan dari terduga pelaku.

“Tidak ada fakta baru saat dilakukan olah TKP pada malam hari. Pada pagi harinya hanya merupakan tambahan dari olah TKP malam harinya,” jelas Yudho, Jumat (20/11).

Menurutnya untuk sementara terduga pelaku sebanyak satu orang, dengan empat saksi yang hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Kendati demikian, menurutnya saat ini TKP masih diberi police line, sehingga baik keluarga korban tidak diperbolehkan untuk memasuki TKP hingga proses olah TKP benar-benar sudah selesai.

“Untuk lebih detailnya akan kita release pada Senin depan untuk hasil otopsinya, motif dan lain-lain,” pungkasnya.(gus/fif)