Pemdes Kendalbulur Subsidi Benih Padi Kepada 612 Petani

oleh -6 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Janji Pemerintah Desa Kendalbulur Tulungagung untuk mensubsidi 4 bidang yang berkenaan dengan kepentingan warganya direalisasikan.

Yakni pemberian subsidi benih padi kepada 612 petani warga desa Kendalbulur. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Kendalbulur kecamatan Boyolangu Tulungagung, Anang Mustofa pada genduri buka sawah sekaligus launching program santunan dari Desa untuk Warga (Sadewa) yang dilaksanakan di Taman Nangkula atau Nangkula Park, Jumat (4/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, perwakilan Camat Boyolangu, perwakilan Polsek Boyolangu dan perwakilan Koramil Boyolangu, serta tokoh masyarakat desa Kendalbulur.

Kepala Desa Kendalbulur Anang Mustofa mengatakan, tahun 2021 akan ada 4 subsidi yang bakal diberikan pemerintah desa untuk warganya. Yakni subsidi di bidang kesehatan, subsidi di bidang pembebasan pajak PBB, subsidi bidang Pertanian dan subsidi di bidang Pendidikan.

“Subsidi ini bersumber dari PAD desa yang saat ini berasal dari lokasi wisata Nangkula Park, untuk tahun 2021 ini ada 4 sektor yang disubsidi,” ujarnya.

Desember kali ini secara simbolis subsidi pertanian berupa benih padi unggul sebanyak lima kilogram dibagikan kepada petani asal desa Kendalbulur.

Subsidi ini dipilih untuk mengurangi ongkos atau biaya pertanian, sehingga petani bisa menggunakan biaya tersebut untuk kebutuhan lain.

“Karena masa tanam maju, maka subsidi kita berikan bulan Desember ini pada awal masa tanam, untuk 612 petani asal desa Kendalbulur,” katanya..

Anang menyebut, benih padi yang dibagikan kepada petani sesuai dengan kondisi lahan di wilayahnya, untuk petani di wilayah sawah desa Kendalbulur sebelah timur mendapatkan benih yang tahan akan serangan hama tikus. Berbeda dengan petani di desa Kendalbulur sebelah barat yang relative jarang mendapat serangan hama tikus. Namun keduanya diharapkan mampu menghasilkan beras yang berkualitas.

“Ada dua benih padi yang kita bagikan, benih padi Legowo dan Inpari 42, Legowo ini lebih tahan hama tikus untuk petani di desa wilayah sebelah timur,” jelasnya.

Anang menyampaikan, kedepannya dengan adanya subsidi benih padi kepada petani ini diharapkan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, bahkan pihaknya menargetkan dalam waktu 3 tahun usaha pertanian di desa Kendalbulur bisa berkembang dan hasilnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan untuk mensuplai wilayah lain di Tulungagung.(gus/fif).