Berpotensi Datangkan Banyak Orang ,Satgas Covid-19 Bubarkan Hajatan Pernikahan

oleh -9 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pesta resepsi hajatan pernikahan di desa Kasreman kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung dikabarkan dihentikan atau dibubarkan oleh Satgas Covid-19 kecamatan Pakel.Menurut Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19, kegiatan ini dianggap berpotensi mendatangkan banyak orang hingga akhirnya harus dihentikan atau dibubarkan.

Wakil Juru Bicara Satgas Covid -19 Kabupaten Tulungagung ,Galih Nusantoro saat dikonfirmasi wartawan ,Selasa (12/01/2021) membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Benar,hari ini dari tim Satgas Covid-19 kecamatan Pakel telah melaporkan kepada kami selaku Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung yang mana mereka melaporkan telah membubarkan kegiatan hajatan resepsi pernikahan dirumah salah satu warga di desa Kasreman kecamatan Pakel,”ujar Galih.

Menurut Galih,petugas dari kecamatan bersama pihak Polsek dan Koramil sebenarnya tidak melarang prosesi ijab khabul pernikahannya namun menghentikan resepsinya saja.

Langkah ini dilakukan karena yang pertama adalah tidak mempunyai ijin, karena dari pihak Satgas Covid -19 saat ini juga tidak mengeluarkan ijin mengingat situasi Tulungagung saat ini juga masih belum memungkinkan.Dari pantauan petugas dilokasi nampak kerumunan orang dan sebagian tidak menerapkan protokol kesehatan akhirnya diambil langkah dari kami untuk menghentikan pesta resepsinya.

Dan menurut Galih tindakan petugas ini sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan bahwa kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi covid -19 saat ini.Disamping itu masyarakat diwajibkan mematuhi beberapa hal yang ditentukan oleh Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tulungagung salah satunya adalah perihal pelaksanaan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Disinggung terkait sangsi bagi warga yang melanggar aturan tersebut,Galih menjelaskan yang bersangkutan telah diberikan peringatan berupa membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi.

“Tadi saat pembubaran dari pihak tuan rumah diberikan peringatan berupa pernyataan tidak mengulangi lagi.Tadi saat dilakukan pembubaran dari pihak tuan rumah kooperatif ,tidak melakukan perlawanan kepada petugas.Dan untuk itu cukup kita berikan sangsi peringatan saja,”tambahnya.

Masih menurut Galih,pihaknya bukan sekali ini saja membubarkan kegiatan seperti ini namun menurut Galih,pihaknya juga sudah pernah membubarkan kegiatan serupa di beberapa wilayah lainnya yang ada Tulungagung.

“Hampir seluruh wilayah di Tulungagung pernah ada semacam ini yang dibubarkan oleh Satgas.Beberapa saat lalu ada yang di Ngantru, juga disalah satu hotel di Tulungagung dan salah satu tempat seperti penyelenggara hajatan lain juga pernah dibubarkan atau dihentikan oleh Satuan Gugus Tugas dari kecamatan maupun oleh Satgas yang dari Kabupaten.

“Hampir di seluruh wilayah Tulungagung ada kegiatan semacam ini dan dibubarkan,”pungkasnya.(gus/fif)