Satgas Covid – 19 Tulungagung Kembali Bubarkan Kegiatan Hajatan

oleh -6 views

 

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung lagi-lagi membubarkan adanya acara resepsi pada, Rabu (13/1) usai kemarin membubarkan acara resepsi yang digelar di Kecamatan Pakel.

Namun kali ini, Satgas kembali membubarkan pesta hajatan serupa disalah satu rumah warga di desa Ringinpitu kecamatan Kedungwaru. Rupanya dalam acara resepsi tersebut, diketahui tidak mendapat izin dari pihak desa yang bahkan pihak desa sempat melarang acara tersebut.

Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro menegaskan jika pihaknya saat ini terus mengadakan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat. Salah satunya yakni dengan mengadakan monitoring wilayah dengan melakukan patroli. Menurut Galih, sesuai surat edaran ketua Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo Nomor 360/8/602/ 2021 tertanggal 11/01/2021 yang berlaku hingga 25/01/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di kabupaten Tulungagug,jelas sudah diatur bahwa untuk kegiatan masyarakat yang berpotensi mendatangkan kerumunan masyarakat tegas dilarang.

“Memang benar dari Satgas penanganan Covid-19 baik tingkat Provinsi, Kabupaten ,Kecamatan maupun desa saat ini terus melakukan pengetatan terkait kegiatan masyarakat yang berpotensi kerumunan untuk sementara dilarang.Tadi saat tim kami patroli mendapatkan laporan adanya kegiatan pesta hajatan disalah satu tempat. Selanjutnya tim kami mendatangi pihak tuan rumah dan meminta untuk sedianya membubarkan pestanya dan tadi dari pihak tuan rumah juga menyadari serta kita berikan peringatan agar tidak mengulangi lagi,” ungkap Galih Nusantoro, Rabu (13/1).

Kendati demikian, Galih berharap kepada masyarakat agar bisa menyadari adanya aturan tersebut sembari menunggu perkembangan situasinya agar bisa berangsur membaik. Menurut Galih, hal ini dilakukan agar situasi perkembangan Covid-19 di Tulungagung bisa segera mengalami penurunan. Pasalnya, ini tidak lepas dari peran masyarakat agar hal itu bisa terwujud.

“Sebenarnya kami tidak melarang prosesi pernikahannya (akad) akan tetapi yang kita larang adalah pesta resepsinya. Jadi masyarakat sedianya bisa mentaati aturan tersebut dan jika situasinya sudah memungkinkan silahkan mengadakan hajatan kembali. Itupun dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Diwawancara terpisah, Kepala Desa Ringinpitu Suwito juga menyampaikan jika sebenarnya pihaknya tidak memberikan izin atas adanya acara resepsi di desanya. Mengingat dari Satgas Kabupaten juga sudah tegas tidak memberi izin acara hajatan yang bersifat mengundang kerumunan. Namun entah bagaimana, proses resepsi yang dilakukan oleh warganya tersebut tetap terlaksana.

“Sebenarnya kami sudah tidak memberikan iZin dan sudah memberitahu kepada yang bersangkutan. Mau gimana lagi jika memang aturannya begitu. Kami juga sudah mensosialisasikan hal ini ke pihak RT,RW hingga jajaran kami untuk masyarakat saat ini sebaiknya mentaati aturan demi memutus penularan covid-19,” jelas Suwito.(gus/fif)