Belum Terima Vaksin Sinovac , Jadwal Vaksinasi Diundur

oleh -6 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung sampai saat ini belum menerima vaksin Sinovac, yang sempat dikabarkan akan menerima vaksin tersebut pada tanggal 11 Januari 2021 lalu.

Akibatnya, proses vaksinasi yang sudah direncanakan terpaksa harus diundur sampai Kabupaten Tulungagung benar-benar menerima vaksin tersebut.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan selanjutnya selanjutnya terkait kapan mereka bisa mengambil vaksin terebut ke Pemprov Jatim.

Menurutnya, jika nantinya vaksin sudah siap dan bisa diambil, maka pihak Satgas Kabupaten Tulungagung diminta untuk segera mengambil vaksin tersebut.

“Kami belum menerima vaksin karen memang belum ada perintah lebih lanjut dari pemprov. Nanti kalau sudah ada pemberitahuan akan diinformasikan ke kita, dan kita diminta untuk mengambil vaksin itu,” kata dr. Kasil, Kamis (14/1).

Lebih lanjut, sebenarnya, rencana awal vaksinasi di Tulungagung dilakukan pada tanggal 15 Januari 2021. Namun dikarenakan sampai saat ini Kabupaten Tulungagung masih belum menerima vaksin. Maka pihaknya terpaksa membatalkan jadwal vaksinasi tersebut. Namun dr. kasil mengaku memang sempat mengajukan sebanyak 7000 vaksin ke Pemprov Jatim.

“Kita belum bisa menentukan kapan akan menerima vaksin itu. Namun untuk jumlah vaksin yang diterima, tetap tergantung pemprov jadinya mengirim berapa, yang di acc berapa, itu wewenang mereka. Kami hanya mengajukan saja,” ungkapnya.

Secara teknis, menurut dr. Kasil, nantinya penerima vaksin akan dihubungi via sms sesuai nama yang terdaftar sebagai calon penerima vaksin. Hal itu sudah sesuai dengan data yang diinput oleh pemerintah pusat melalui website penerima vaksin, sehingga baik siapa saja penerima vaksin dan kapan dia akan mendapat vaksin hanya pemerintah pusat yang tahu.

“Memang kami sudah mengajukan daftar nama nakes untuk menerina vaksin. Untuk masyarakat itu pemerintah pusat yang menentukan. Jadi nanti penerima vaksin mendapat sms bahwa dia mendapat vaksin dan harus melakukan vaksinasi dimana,” jelasnya.

Kendati demikian, sebenarnya tim vaksinasi dan juga tempat untuk proses vaksinasi saat ini sudah siap. Bahkan pihaknya juga sudah sempat melakukan simulasi proses vaksinasi. Dengan begitu, tinggal menunggu datangnya vaksin saja, untuk akhirnya bisa segera melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan di Tulungagung.

“Untuk tempat vaksinasinya nanti akan dilakukan di rumah sakit maupun di puskesmas yang sudah kami tunjuk,” pungkasnya.(gus/fif)