Kabupaten Tulungagung Terima Vaksin Sinovac Sebanyak 5280

oleh -3 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung memastikan vaksinasi Covid-19 akan mendapat 5000 lebih vaksin Sinovac.

Nantinya, proses vaksinasi akan dilakukan pada bulan Februari mendatang. Namun masih belum jelas kapan tepatnya vaksinasi tersebut dilakukan, mengingat vaksinasi dilakukan sesuai sms dari pemerintah pusat untuk penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad mengatakan, penyuntikan dilakukan pada awal februari lantaran segala sesuatunya masih perlu dipersiapkan lagi meskipun pihaknya sudah melakukan simulasi. Pasalnya, nantinya akan dilihat kualitas dari masing-masing botol vaksin terlebih dahulu, apakah ada perubahan kualitas atau tidak. Baru setelahnya jika dirasa vaksin tersebut aman.

Dinas kesehatan Tulungagung akan mendistribusikan vaksin tersebut ke tempat-tempat kesehatan yang akan melakukan vaksinasi.

“Vaksin akan diterima di Tulungagung pada tanggal 22, itu kita belum tahu akan menerima pagi atau sore. Kenapa kita lakukan pada februari, karena kita butuh mengecek kualitas vaksin itu,” kata dr. Kasil, Selasa (19/1).

Lanjut dr. Kasil, pihaknya sempat meminta vaksin sebanyak 7000 dosis vaksin ke Satgas Provinsi. Namun nantinya pihaknya menerima vaksin sebanyak 5280 dosis dengan target penyuntikan pada termin pertama sekitar 2640 dosis.

Dari ribuan vaksin yang diterima, vaksin tersebut nantinya khusus diperuntukkan untuk sdm kesehatan (Nakes).

Menurutnya, untuk kepala pemerintahan seperti bupati, Kapolres, Dandim dan lain-lain. Nantinya akan menggunakan vaksin lain menunggu pengiriman dari Satgas Provinsi.

“Nantinya semua SDM kesehatan baik negeri maupun swasta akan menerima vaksin itu. Tetapi kalau dia hamil atau menyusui tidak menerima dulu.

Vaksinasi untuk kepala pemerintahan akan dilakukan pada termin kedua. Kalau termin pertama itu khusus SDM Kesehatan,” imbuhnya.

Secara teknis nantinya penerima vaksin akan mendapat sms blast dari pemerintah pusat. Pada sms blast tersebut sudah tertera hari dan tanggal vaksinasi, sehingga penerima vaksin bisa segera melakukan vaksinasi sesuai sms tersebut.

“Kita tidak bisa menentukan kapan vaksinasinya, karena nanti tanggalnya sesuai sms itu. Baru kita melayani vaksinasi, yang jelas memang akan dilakukan pada awal februari, untuk tanggal tepatnya sesuai sms yang diterima,” pungkasnya.(gus/fif)