Ambil Nomor Lotre Kios, Pedagang Pasar Ngunut Berbondong – Bondong Datangi Pasar Ngunut

oleh -15 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pedagang Pasar Ngunut pada, Senin (25/1) berbondong-bondong mendatangi bangunan baru Pasar Ngunut.

Pasalnya, pihak pengelola pasar yang dibawahi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membagikan lotre nomor kios yang nantinya akan ditempati oleh pedagang.

Tidak hanya itu, pasar yang setahun silam sempat hanguskan akibat kebakaran dipastikan bisa segera ditempati dalam waktu dekat ini.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Adi Prasetya melalui Kabid Pasar, Junaedi mengatakan, pada hari ini sampai hari kamis nanti, pedagang mengambil lotre dan melakukan pencatatan terkait nomer kios yang didapat dalam lotre tersebut. Setelah itu, pedagang melakukan tanda tangan pernyataan serta diminta untuk mencocokkan nomor kios yang didapat dengan kios yang sudah tersedia di Pasar Ngunut.

“Pada proses pengambilan lotre ini kami tidak mau adanya pedagang yang berkerumun sehingga berpotensi melanggar prokes. Jadi kami lakukan dua sesi pagi dan siang, dan juga kami lakukan penjadwalan. Makanya pengambilan lotre dilakukan sampai hari kamis,” kata Junaidi, Senin (25/1).

Lanjut Junaidi, kios yang dibagikan pada pembagian lotre hari ini total ada sebanyak 210 kios dengan rincian, 102 kios yang terletak dibagian depan dan menghadap jalan.

Untuk kios hanggar sebanyak 48 kios. Sedangkan kios warung ada sebanyak 24 dan untuk kios ikan dan sayuran ada 36 kios.

“Kalau total keseluruhan kios di Pasar Ngunut ini kurang lebihnya ada 280an kios yang tersedia. Nantinya untuk mempermudah, kami sudah menata kios sesuai dengan apa yang dijual pedagang. Jadi misal pedagang bahan makanan sudah ada tempatnya sendiri dan semua disana,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan kios-kios tersebut sudah bisa digunakan oleh para pedagang pada senin depan tepatnya pada tanggal 1 februari.

Menurutnya, pada bangunan kios yang baru juga dipastikan tidak ada pedagang baru yang bisa menempati kios-kios tersebut. Pasalnya, kios-kios tersebut memang diprioritaskan bagi pedagang yang terdampak pada kebakaran yang menghanguskan Pasar Ngunut satu tahun silam.

“Karena memang pedagang yang sudah berjualan disini pasti semuanya sudah punya sertifikat kios. Makanya bangunan kios yang baru ini dikhususkan bagi mereka yang terdampak kebakaran. Jadi tidak ada pedagang baru yang tau-tau bisa menyewa kios baru ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Salah seorang pedagang Pasar Ngunut, Purnomo mengaku sangat senang sekali lantaran sebentar lagi dia bisa menempati kios baru di Pasar Ngunut. Dia mengaku, hal itulah yang selama satu tahun ini dia tunggu-tunggu. Pasalnya, selama Pasar Ngunut masih dalam proses perbaikan, dia dan rekan-rekan pedagang lainnya yang juga terdampak harus rela pindah sementara di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang terletak diutara Pasar Ngunut. Dimana selama pindah di TPS tersebut, para pedagang kerap mengeluhkan sepinya pembeli.

“Jujur kami senang melihat pasar ini sudah bisa difungsikan kembali. Karena memang TPS yang disediakan kemarin justru sepi pembeli. Jadi semoga saja dengan kembalinya pedagang di Pasar Ngunut bisa semakin laris layaknya sebelum terbakar,” ungkap Purnomo.(gus/fif)