Pemkab Tulungagung Siapkan Dana 436 Juta Untuk Indetifikasi Tanah Yang Belum Bersertifikat

oleh -10 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung berencana mengajukan lahan untuk dijadikan sertifikat. Setelah melakukan video conference antara Pemkab Tulungagung,BPK Jatim serta Badan Pertanahan wilayah jatim digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso (15/02). Dari total aset daerah sebanyak 1.881 bidang ,642 bidang yang sudah bersertifikat.

Drs.Maryoto Bhirowo.MM ,Bupati Tulungagung mengatakan tahun 2020 kemarin ada sebanyak 59 bidang yang sudah diajukan ,hingga saat ini sebanyak 17 bidang masih proses di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Maryoto juga mengatakan tanah yang aktif harus dilakukan pendataan ulang agar supaya tidak hilang.

Dari total sertifikat tanah pemkab yang diterbitkan oleh BPN di tahun 2019 sebanyak 20 sertifikat .

Diharapkan dalam 3 tahun antara tahun 2021 hingga tahun 2023 sudah terealisasi,ujarnya.

Ditanya soal target harus terlampaui di tahun 2023 ,Bupati sangat optimis dengan adanya pendataan tanah yang belum bersertifikat dengan mengajukan antara lain peralatan,pendataan menggunakan Pendaftaran Tanah sistematis lengkap(PTSL).

Pemkab berencana menyiapkan anggaran sebesar 436 juta rupiah untuk mengidentivikasi tanah yang belum tersertifikat.ujarnya.(gus/fif)