PPKM Skala Mikro di Tulungagung Terus Dilakukan Hingga Ada Evaluasi dan Intruksi Dari Pusat

oleh -35 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Penerapan PPKM skala mikro di kabupaten Tulungagung terus dilakukan, hingga ada evaluasi maupun instruksi selanjutnya dari pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh anggota juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro yang ditemui di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung Selasa (16/02)

“PPKM mikro masih terus dilaksanakan dan dievaluasi secara berkala, sesuai dengan instruksi pimpinan,” jelasnya.

Galih mengatakan, sesuai dengan data yang dimilikinya saat ini dari 6248 Rukun Tetangga yang ada di Tulungagung, 6016 RT masuk zona hijau artinya nihil temuan Covid-19 aktif, kemudian 223 RT masuk kategori zona kuning karena didalamnya terdapat 1 sampai 5 rumah yang didalamnya terdapat terkonfirmasi Covid-19.

Sedangkan sisanya tidak ada RT yang masuk zona orange hingga zona merah di Tulungagung saat ini.

“Tidak ada yang masuk zona orange, apalagi zona merah, ada 223 RT yang masuk zona kuning, sisanya ada di zona hijau,” terangnya.

Galih menyebut, secara umum RT yang masuk zona kuning menyebar di semua kecamatan yang ada di Tulungagung, namun paling banyak ditemukan di kecamatan Kedungwaru yakni sebanyak 28 RT.

Sedangkan sisanya merata di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung.

“Paling banyak kita temukan di kecamatan Kedungwaru, sisanya menyebar di seluruh kecamatan yang ada di Tulungagung,” jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, demografi penduduk di kecamatan Kedungwaru yang beragam dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, dan mobilitas masyarakat yang juga tinggi menjadi salah satu faktor yang menjadikan banyaknya temuan covid-19 di wilayah tersebut.

Hal ini didukung dengan adanya rumah kos yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai wilayah, mulai dari kelas pekerja, kemudian mahasiswa dan lain lain.

Galih mengingatkan, untuk RT yang masuk zona hijau, diharapkan tetap bisa menjaga kondisi ini sedangkan untuk RT yang masuk zona orange diharapkan bisa berupaya menuju ke zona hijau.(gus/fif)