Gali Kolam Di Belakang Ponpes ,Temukan Dua Arca

oleh -33 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pembuatan kolam di belakang pondok pesantren milik Akhsin Ashari atau lebih akrabnya dipanggil Gus Akhsin, Warga desa Banjarsari kecamatan Ngantru Tulungagung dihebohkan dengan ditemukanya dua buah arca diduga perwujudan Siwa di kedalaman lebih kurang 1 meter di dalam tanah oleh pekerja bangunan Selasa (16/02) kemarin.

Awalnya Gus Akhsin bersama rekanya melakukan pembangunan Kolam ikan dengan mengeruk tanah liat dengan menggunakan buldozer.

Akhirnya kegiatan pembangunan dihentikan ,kemudian menelepon pihak purbakala untuk mendalami temuan 2 arca tersebut .

Kemudian arca tersebut diangkat dan diamankan di depan rumah untuk dilakukan penelitian oleh pihak purbakala.ujarnya

Gus Akhsin meminta setelah ditemukan arca tersebut nantinya akan dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk dijadikan tempat wisata sejarah.pungkasnya

Sementara itu ketika dikonfirmasi via telefon Koordinator wilayah BPCB Jatim Wilayah Tulungagung, Haryadi mengakui langsung dan mendatangi lokasi penemuan, pasca mendapatkan informasi dari warga sekitar. Rabu (17/02)

Haryadi mengatakan, Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut dalam kondisi relatif utuh walaupun bagian kaki pada salah satu arca sudah tidak ada, selain temuan dua buah ODCB tersebut, pihaknya juga menemukan tumpukan batu bata yang diduga sebagai bagian dari bangunan yang kemungkinan merupakan candi.

“Kondisinya masih utuh secara umum, namun ada salah satu arca yang kakinya sudah tidak ada, dan satunya lagi kakinya patah karena sempat terkena buldoser saat pengerjaan, tapi masih bisa disatukan lagi,” ujarnya.

Haryadi mengungkapkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan BPCB Jawa Timur untuk memastikan temuan tersebut, sebab diperlukan kajian mendalam guna memastikan arca tersebut.

Namun dugaan sementara arca tersebut merupakan arca perwujudan siwa, hal ini terlihat dari posisi tangan arca, kemudian benda yang dibawa oleh arca seperti bunga dan tasbih.

“Ini dugaan sementara ya, itu arca Siwa, tapi ini masih dugaan sementara,” terangnya.

Pihaknya menduga, jaman dahulu ketika jaman hindu buda, lokasi tersebut merupakan lokasi suci pemujaan, sebab biasanya arca siwa ditemukan di lokasi pemujaan.

“Kalau seperti itu ya adanya memang di lokasi suci pemujaan, kemungkinan dulu disitu ada candi,” pungkasnya.(gus/fif)

Dugaan dua ODCB tersebut merupakan arca siwa, bisa dilihat dari jumlah tangan dalam arca tersebut.