BPCB Jatim Pugar Candi Mirigambar

oleh -63 views
SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim melakukan pemugaran pada candi Mirigambar yang terletak di wilayah Kecamatan Sumbergempol. Pemugaran diawali berdasarkan kajian teknis tim BPCB Jatim Tahun 2020.
Langkah pemugaran dilihat dari kontruksi bangunan candi yang mengalami kemiringan sehingga kondisi batu bata bawah sudah mulai rapuh. Candi Mirigambar adalah candi peninggalan era 3 kerajaan, dengan konstruksi dari batu bata.
“Candi ini juga dipanggil candi Damarwulan, lantaran pada lapik candi menceritakan tentang kisah Damarwulan.Terdapat tiga angka tahun yang ditemukan di candi ini, yaitu 1200 M, 1342 M dan 1388 M. Keberadaan angka tahun ini biasanya terkait pembangunan candi tersebut. Berdasarkan data, candi ini disebut dibangun pada masa tiga kerajaan, yaitu Kadiri, Singosari dan Majapahit,” ujar Tekhno Arkeologi BPCB Trowulan, Sumaryanto, Jum’at (19/2)
Sumaryanto mengatakan  dengan menyusun ulang bagian-bagian candi yang ada, dan penggantian bata penyusun candi yang rusak.Penggantian bata pengganti tak dilakukan secara serampangan. Bata pengganti harus sesuai dengan bahan, dan warna dari bata penyusun candi. Untuk langkah awal pemugaran, Sumaryanto jelaskan akan melakukan ekskavasi (penggalian) di sekitar candi.
“Jangan-jangan dibawah bangunan (candi) ditemukan struktur (bangunan),” ujarnya.
Dikatakan Sunaryati, beberapa bentuk lain yang belum jelas bentuknya.Untuk memastikan bentuk dibawah strukstur itu, pihaknya akan melakukan penggalian lanjutan dengan 8 orang yang ahli di bidangnya.
“Kita akan minta bantuan juru pelihara yang dekat daerah sini, supaya (ekskavasi) tidak terganggu,” jelasnya.
Sementara itu Kepala BPCB Jawa Timur, Zakaria Kasimin menjelaskan pelaksanaan pemugaran akan dilakukan selama 10 bulan kedepan, dengan anggaran sebesar 900 juta rupiah.Sebelum dilakukan pemugaran, sudah dilakukan kajian studi kelayakan, tahun berikutnya study teknis baru dilakukan pemugaran.
“Sebelum masuk pemugaran ada study kelayakan dan study teknis, jadi satu candi tidak bisa tahun ini kita laksanakan,” jelasnya.
Menurut Zakaria, pengembalian kondisi candi dilakukan by data, bukan prediksi semata. Untuk referensi bentuk candi, nanti akan dilakukan dari sumber arsip dari Belanda. Dari arsip yang ada, kondisi candi saat ini tak jauh beda dengan arsip yang ada.
“Untuk tahun 2021 ini, selain Candi Mirigambar juga dilakukan pemugaran pada candi Sanggarahan yang terletak di Kecamatan Boyolangu ,Tulungagung. Direncakan akan dimulai pada bulan Maret mendatang, dan selesai pada akhir tahun ini,”pungkasnya.(gus/fif)