Sosialisasi Penambang Pasir Polres Tulungagung Pasang Papan Sosialisasi

oleh -35 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Untuk menghimbau warga masyarakat, khusunya penambang pasir dikawasan sungai berantas, Polres Tulungagung memasang papan sosialisasi di kawasan sungai tersebut. Pemasangan papan sosialisasi tersebut dilakukan pada hari Kamis (25/2) sejak pukul 10:00 hingga pukul 13:00 wib.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung melalui Kanit Pidana Khusus(Pidsus) IPTU Didik Riyanto mengatakan, tujuan dilaksanakan pemasangan himbauan kali ini mengingat pertambangan di aliran sungai brantas merupakan kegiatan pertambangan ilegal.

Upaya yang dilakukan oleh petugas merupakan tindakan preventive kepada penambang pasir ilegal. Upaya preventive kali ini merupakan bentuk sosialisasi dan himbauan, manakala dilakukan evaluasi selama 2 minggu mendatang,” ucap Didik, Jumat (26/2/2021).

Ia juga menyampaikan, apabila masih tetap melakukan penambangan, pihaknya akan melakukan penindakan dengan proses hukum yang berlaku.

“Polisi akan menindak tegas bagi penambang pasir ilegal di sekitaran wilayah sungai brantas, dengan aturan undang undang Minerba pertambangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” terangnya.

Selain itu, terkait pengambilan menggunakan transportasi oleh masyarakat, juga akan ditindak tegas.

Didik menyebut, ada 8 Desa yang ada penambang pasir ilegal. Diwilayah utara meliputi Desa Pinggirsari, Bendosari, Srikaton. Sedangkan di wilayah selatan meliputi Rejotangan, Ngunut dan Sumbergempol.

“Rencananya akan kita pantau terus dengan melakukan koordinasi dengan BBWS, Satpol PP, Jasa tirta dan Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Berdasarkan dari pantauan, aktivitas pertambangan pasir ilegal secara manual sebanyak 2 titik. Yakni di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, dan Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut.Sedangkan sisanya menggunakan sistem mekanik. (gus/fif).