Usai Gasak Handphone Dan Uang Tunai, Petugas PLN Gadungan Ditangkap Polisi

oleh -27 views

 

SURYA RADIO TULULUNGAGUNG – MAP (34) warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tulungagung pada, Minggu (7/3) kemarin. Pasalnya, yang bersangkutan nekat melakukan pencurian di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Ia menyamar sebagai petugas PLN.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto dalam konferensi pers mengatakan, dari aksinya tersebut, pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa satu buah ponsel lipat, STNK sepeda motor Jupiter MX dan satu buah dompet berisi kartu ATM, Sim A, Sim C, dan uang tunai sebesar Rp 15 ribu.

Saat itu pelaku menyamar menjadi petugas PLN dan berpura-pura hendak mengecek tegangan listrik pada rumah korban. Melihat pelaku yang membawa perlengkapan lengkap layaknya petugas PLN, lantas korban memperbolehkan pelaku untuk melalukan pengecekan.

“Pelaku ini memang tidak membawa id card, tetapi pelaku memiliki perlengkapan layaknya petugas PLN seperti tes pen (alat pengukur tegangan listrik dan lain-lain, maka dari itu korban percaya,” ucap Kapolres Tulungagung, Handono Subiakto, Jumat (19/3/2021).

Ia menjelaskan, korban disuruh pelaku unyuk menyalakan lampu setiap ruangan di dalam rumah. Saat korban masuk ke dalam rumah, pelaku mengikuti dari belakang dan tanpa sepengetahuan korban, pelaku langsung menggasak barang-barang berharga milik korbannya seperti handphone, uang tunai puluhan juta rupiah hingga perhiasan.

Mendapati laporan dari korban, pihak kepolisian langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas serta keberadaan pelaku. Pelaku sedang berada di kediamannya di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Tidak mau berlama-lama, tim gabungan langsung meringkus pelaku di rumahnya.

“Pelaku berhasil kami amankan dan kami lakukam introgasi, rupanya pelaku merupakan residivis atas kasus yang sama di Jember. Namun pelaku sudah menjalani hukuman disana. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (gus/fif).