Bangkitkan Ekonomi Kreatif Melalui Pameran Bonsai

oleh -51 views

 

SURYA RADIO – Ada sekitar 300 lebih pohon bonsai ikut ditampilkan dalam pameran Flora dan UMKM Ekonomi Kreatif.

Kegiatan yang digagas oleh dua kepala desa ini diselenggarkan di tanah lapang lokasi wisata Talasari, Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri .

Pelaksanaan pameran Flora dan UMKM Ekonomi kreatif, diselanggarakan,selama dua hari, yaitu Sabtu 16 Juli 2022 hingga Minggu 17 Juli 2022.

Dikatakan kepala desa Wonoasri Anik Muryantini, varian tanaman bonsai yang dipamerkan beragam jenis diantaranya serut dan beringin.

” Varianya sangat bervariasi. Target kita alhamdullah 300 pohon bisa tembus,” terangnya .

Ia berharap acara seperti ini nantinya bisa berlanjut dikemudian hari.

Lebih lanjut ia mengemukakan alasannya mengapa memilih pohon bonsai sebagai pameran flora.

Ini dikarenakan di desa Wonoasri dan desa grogol saat ini sedang membentuk komunitas petani milenial.

“sedang kita bentuk komunitas petani milenial. Kita mau menumbuhkan anak anak muda yang cinta pada tanaman dan sektor pertanian,” Terangnya.

Ia berharap dengan terbentuknya komunitas petani milenial saat ini. Nantinya bisa menumbuhkan ekonomi kreatif bagi para petani dengan membuat souvenir tanaman bonsai mini dengan harga terjangkau khusus buat ole ole bagi pengunjung bandara Kediri .

Sementara itu kades Grogol Suparyono ikut menjelaskan jika kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi para pecinta tanaman pohon bonsai untuk menjalin silaturahmi.

Tanaman bonsai yang ditampilkan, beberapa diantaranya memiliki nilai ekonomis tinggi.

” Disana itu ada yang dijual antara Rp 150 – Rp 200 juta. Bisa dikatakan ini jenisnya sangat banyak sekali, ada bonsai panorama dan bonsai mini. Untuk persiapan acara ini kita butuh waktu sekitar satu Minggu ,” Ujarnya .

Pohon bonsai yang dipamerkan ini, bukan hanya berasal dari lokalan Kediri , melainkan juga daerah lain seperti Nganjuk.

Awalanya Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini. Namun karena berhalangan, ada kegiatan diluar Kota. Bupati berusia 29 tahun itu tidak jadi datang dan diwakilkan kepada Kepala Dinas Pariwisata Adi Suwignyo.

” Ini merupakan kegiatan pertama kali pameran diadakan secara mandiri, disaat setelah pandemi Covid -19 .Karena itu mas bupati sangat mengapresisasi sekali, kita harus segera bangkit dari keterpuruka, kita harus bisa memutar roda ekonomi kita . Karena selama 2,5 tahun lebih kita vakum disemha sektor. Khsusunya sektor Pariwisata, UMKM dan Kesenian, dampaknya sangat luar biasa,” Paparnya Adi Suwignyo saat memberikan sambutan mewakili Bupati .

Kegiatan Acara Gebyar Bonsai 2022 ikut diramikan dengan kehadiran rombongan Duta Wisata Inu Kirana Kabupaten Kediri.(wg/jn)