Dugaan Pencabulan Oknum Guru Berbuntut Panjang, Aliansi LSM Tuntut Kadisdik Dipecat

oleh -28 views

 

SURYA RADIO – Puluhan massa Penggiat Sosial dan Peduli Anak mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri di jalan Mayor Bismo Kelurahan Semampir Kota Kediri, Senin 25 Juli 2022.

Mereka datang untuk berunjuk rasa menuntut kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mundur dari jabatannya.

Demo ini dilatarbelakangi terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru sekolah dasar terhadap 7 siswanya.
10 perwakilan pengunjuk rasa kemudian diijinkan masuk menemui kepala Dinas Pendidikan Siswanto untuk diajak berdialog.

” Kepala Dinas sudah tidak layak berada disini . Karena dia mengetahui tindak pidana pencabulan, tapi tidak membawa ke ranah hukum, ” Tandas Priyo perwakilan para pemdemo.

Lebih lanjut ia meminta Wali kota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk memecat Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

Selain itu ia meminta Polres Kediri Kota juga segera mengambil sikap terkait perkara ini. Jika hal itu tidak segera dilakukan Priyo mengancam akan mendemo kantor Polres Kediri Kota.

” Kita agendakan Minggu depan, kalau Polres Kediri Kota tidak bersikap terhadap laporan kami, kami akan demo Polresta, ” teriaknya.

Sementara itu Siswanto Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap oknum guru tersebut dan yang bersangkutan saat ditanya mengakui perbuatanya.

” Saat itu ada kepala sekolah, wali murid, komite meminta guruh tersebut harus dipindah tugaskan. Mulai 1 Juli sudah saya pindah tugaskan kesini (disdik) dalam arti sesuai kewenangan saya. Sifatnya pembinaan dari jabatan fungsional seorang guru sertifikasi, kemudian saya tarik ke Dinas menjadi staff tanpa tunjangan, ” jelasnya dihadapan perwakilan pengunjuk rasa.

Kasus ini lalu ia laporkan ke Walikota Kediri. Setelah itu kepala daerah menerbitkan tim untuk pemeriksaan lebih lanjut yang dipimpin secara langsung oleh Inspektorat.

” Dan allhamdulilah mulai tanggal 20 Juli 2022, YBS (oknum guru) sudah diberhentikan dari kepegawaianya. Dan selanjutnya Polres Kediri Kota juga menindak lanjuti dari laporan Lembaga Perlindungan Anak, ” Pungkasnya.(wg/jn)