Viral Video Antrian , Polisi Ingatkan Daya Tampung Kapasitas Perahu Tambang

oleh -25 views

 

SURYA RADIO – Pasca penutupan akses jalan, dikarenakan adanya pembangunan pelebaran jembatan Bandar Ngalim tanggal Minggu 25 September 2022 lalu.Jasa layanan transportasi perahu tradisional (tambangan) mendadak mengalami peningkatan jumlah penumpang.

Hal ini dapat dijumpai diwilayah perbatasan Kota – Kabupaten penghubung dusun Bulu Kecamatan Semen dengan Kelurahan Manisrenggo Kota Kediri.

” Awal penutupanan Jembatan Bandar Ngalim pada malam hari, esok paginya sempat viral berjubelnya antrian penumpang perahu tradisional.

Potensi kerawanan pada pukul 06.00- 07.00 wib, terutama saat adik adik kita berangkat ke sekolah mengambil jalan pintas. Kemarin berjubel karena belum ada pembatas jalanya ,kemudian kita pisah,” terang Kapolsek Semen AKP Siswandi, Rabu 28 September 2022.

Masih kata Kapolsek, peningkatan jumlah penumpang perahu tambang perharinya bisa mencapai 100 persen. Tidak mau beresiko,sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi insiden Laka air. Ia selalu ingatkan kepada pelaku usaha pemilik perahu tambang agar selalu menyesuraikan kapasitas daya tampung perahu. Disamping itu ia juga mengimbau agar selalu waspada saat hujan turun. Sebab dikhawatirkan debit air sungai Brantas naik hingga bisa meluap.

” Dua perahu tambang ini milik pribadi atau perseorangan. Yang sebelah barat kebetulan wilyah Kabupaten, kemudian wilayah timur ini wilayah Kota. Kalau turun hujan harus dilihat debit air , supaya tidak sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan .

Saya sendiri sudah sampaikan kepada pemilik atau Babinsa, agar selalu mengutamakan keselamatan. Standart kapasitas tidak boleh lebih dari 20 muatan sepeda motor. Kalau lebih tidak boleh , apa pun situasinya tolong budayakan antri dan selamat,” Pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota tersebut

.Jarak tempuh penyebrangan hanya sekitar 50 meter , setiap penumpang ditarik ongkos Rp 2000 .

Kepala Kantor Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Sukemi juga ikut menambahkan, hendaknya perlu juga dipikirkan keselamatan para penemupang.

” Himbauan kami tadi saya sampaikan, untuk kapasitas perahu harus disesuaikan,” pungkasnya.

Pihak pekerja perahu sendiri sudah berupaya untuk mengutamakan keselamatan penumpang dengan menyediakan jaket pelampung .(wg/jn)