Junjung Toleransi, Kelurahan Burengan Terpilih Kampung Moderasi di Kota Kediri

oleh -5 views

 

SURYA RADIO – Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren terpilih sebagai kampung moderasi bersama dua kelurahan lainya. Kepala kantor Kelurahan Burengan Adi Sutrisno merasa bersyukur dengan capaian hasil yang didapat saat ini.

” Kurang lebih 2 Minggu tim dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Kediri telah berkunjung dan melakukan penilaian ditempat kami. Penilainya mencakup tiga aspek diantaraya toleransi, kerjasama dan kesetaraan,” jelasnya.

Menurutnya semenjak ia masuk bertugas di Kelurahan Burengan menjelang akhir tahun 202O lalu. pihaknya intensif telah menjalin komunikasi dengan Pondok Pesantren Walibarokah, pengurus Muhammadiyah, ranting Nahdatul Ulama serta sejumlah tempat peribadatan umat Kristiani Gereja Setia Bakti dan Gereja Kristus.

” Dari beberapa elemen ini kita ajak komunikasi kemudian kita kumpulkan. Kita ajak sharing bagimana menciptakan kondusifitas dan toleransi di Kelurahan Burengan.Dari awal kita bangun seperti itu, sehingga ketika ada even PHBN semua kita libatkan,” terang Adi Sutrisno.

Keaneka ragaman Agama di Kelurahan Burengan dapat dihat dari banyaknya bangunan Gereja, masjid dan Mushola.

” Toleransi disini sangar tinggi, harapanya kita tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, meningkatkan pluralisme dan kampung Morlderasi di Kelurahan Burengan,” Ungkapnya.

Lebih lanjut ia menilai pemilihan launcing kampung Moderasi di Kota Kediri sangat bagus.” Ini kan sebagai penyemangat, bagaimana kita meningkatkan kerukunan umat beragama. Kemudian memotivasi semua Kelurahan menjadi kampung Moderasi nantinya ,” harap bapak satu anak tersebut.

Selain Kelurahan Burengan yang terpilih mewakili Kecamatan Pesantren. Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Pakelan Kota Kediri juga terpilih sebagai kampung Moderasi.

” Kenapa FKUB memilih tiga kriteria tiga wilayah ini, karena menurut FKUB telah mampu menjalankan tiga hal. Pertama menjadi indeks tingkat toleransi. Yang kedua adalah indeks kesetaraan serta ketiga indeks kerjasama, ” tutur
Taufik Al Amin pengurus FKUB sekaligus panitia penyelenggara Parade Budaya dan Lintas Agama Launcing Kampung Moderasi Kota Kediri Senin 21 November 2022, malam.

Kedepan FKUB ingin mendorong semakin banyak kampung moderasi di Kota Kediri. Dalam kegiatan itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berhalangan untuk hadir. Kehadiran Walikota digantikan Ferry Djatmiko selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Kediri. Dalam kesempatan tersebut Ferry Djatmiko mengatakan Kota Kediri masuk dalam 10 besar Kota paling toleran di Indonesia .

Selain launcing Kampung Moderasi , turut menampilkan pertunjukan kreasi dari masing-masing unsur agama Mulai dari Islam, Kristen, Katholik Hindu, Budha, Konghuchu hingga penghayat kepercayaan.(wg/jn)