Jam Malam Di Tulungagung Di Perpanjang 2 Minggu Kedepan

oleh -4 views

SURYA RADIO TULUNGAGUNG – Pelaksanaan jam malam di Kabupaten Tulungagung yang dimulai pukul 22.00-04.00, diperpanjang hingga 2 minggu kedepan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Tulungagung, Maryoto Birowo selepas memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Senin (11/1/).

Dalam rapat yang diikuti oleh Forkopimda, Pengusaha, tokoh agama dan tokoh masyarakat ini, Maryoto ungkapkan keputusan yang diambil untuk menekan penyebaran covid-19, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri nomer 1 tahun 2021 tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomer 7 tahun 2021.

“Kita tahu yang terkonfirmasi tidak hanya Tulungagung, tapi juga nasional, maka ketika dulu diadakan PSBB, sekarang lebih ditekankan pada PPKM,” ujar Maryoto.

Sebenarnya Tulungagung tidak masuk kota/kabupaten yang harus menerapkan PPKM di Jawa Timur sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Timur.
Namun melihat lonjakan kasus yang terjadi di Tulungagung, pihaknya perlu melakukan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

Pembatasan yang dimaksud adalah larangan melakukan aktivitas berkerumun.

Sementara itu Untuk instansi pemerintah, pegawai yang melakukan WFH (work from home) sebanyak 50 persen.

Jumlah itu sama dengan saat Tulungagung melaksanakan PSBB.

“Sekolah masih belum boleh sekarang, masih diminta untuk dilakukan secara daring (online), jangan bertatap muka!” katanya dengan tegas.

Disinggung terkait jam operasional tempat usaha seperti supermarket dan warung kopi, dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

Sedang tempat wisata dipastikan masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu pemilik salah satu Supermall di Tulungagung Iwan Suprobo mengatakan ada penurunan pendapatan sejak dilakukan jam malam yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB.

Meski demikian dirinya enggan ungkapkan besaran penurunan pendapatanya sejak penerapan jam malam itu.

“Pasti menurun, tutupnya jam 22.00 WIB jadi jam 20.00 WIB padahal itu jam-jam utama (saat berbelanja),” pungkasnya.(gus/fif)